Institusi telah disimpan didalam daftar anda

RWTH Aachen University

Aachen, North Rhine-Westphalia, Jerman

Student review

Anonymous reviewer

0/5
2 tahun, 3 bulan yang lalu
Aachen merupakan salah satu universitas di Jerman yang patut kalian pertimbangkan apabila ingin mengambil jurusan yang berkaitan dengan Teknik. Memang Aachen bukan merupakan universitas nomor 1 di seluruh Jerman dalam hal prodi Teknik, namun, outcome kerja dari Aachen sangat bagus dan mahasiswa juga akan memiliki banyak kesempatan untuk mempraktikkan pengajaran yang ada. Kesempatan praktik akan lebih banyak diberikan seiring dengan bertambahnya semester dalam perkuliahan. Terlebih lagi, perkuliahan di Aachen adalah gratis, sehingga dua dari saudara sepupu saya dapat pergi ke Aachen tanpa bantuan keuangan. Namun, perlu diingat bahwa kuliah di Aachen berat pada semester-semester awal, dan biaya hidup juga mahal, sehingga manajemen waktu maupun keuangan yang memadai perlu dilakukan. How is the academic life at this university/college? Kebetulan saudara sepupu saya berkuliah di RWTH Aachen University (Aachen), jurusan Teknik Kimia semuanya. Saya sempat mengobrol dengan salah satu saudara sepupu saya yang adalah alumni Aachen, dia mengatakan bahwa perkuliahan di Aachen itu berat. Pada matakuliah Basic Chemistry di semester 1, mahasiswa harus membaca buku manual setebal high heels 15cm. Setelah saya banding-bandingkan ketebalan buku tersebut dengan mahasiswa Teknik Kimia di negara saya, mahasiswa Teknik Kimia di negara saya hanya perlu membaca setebal 7cm. Tidak berhenti sampai di sana, mahasiswa Aachen juga dituntut untuk membaca lebih dan lebih lagi. Saudara sepupu saya menyelesaikan kuliahnya di Aachen lama, tapi akhirnya ia menguasai Teknik Kimia dengan baik karena selalu terdorong untuk belajar saat di kampus. Omong-omong, saya hanya berbicara mengenai tingkat S1 saja, belum Master atau Doctor. Mungkin kalau Postgraduate akan lebih berat. Saya mendengar beberapa teman penerima beasiswa yang sedang menempuh perkuliahan research-based Master di Aachen begitu frustasi karena papernya banyak revisi dari dosen. What are the students like? Telah banyak sumber yang mengatakan mahasiswa Aachen rata-rata merupakan mahasiswa yang berprestasi, dikarenakan reputasi Aachen sendiri yang sudah mendunia. Bisa dilihat di halaman utama kalau Aachen masuk peringkat 100-150 dalam QS World University Rank, sehingga dapat dikatakan seleksi masuk Aachen sangatlah berat (terutama yang masuk jalur beasiswa). Tapi, seharusnya orang Indonesia manapun yang masuk Aachen bangga, karena mantan presiden Republik Indonesia B.J. Habibie adalah alumni Aachen. Habibie adalah seorang jenius yang membuat pesawat. Kalau saudara sepupu saya yang telah saya ceritakan pada paragraf sebelumnya, ladang kerjanya bervariasi antara di kapal pesiar dan juga pernah magang di perusahaan farmasi saat melakukan tugas di semester menengah-atas. Dari sini kita dapat melihat bahwa outcome dari alumni Aachen tidak diragukan lagi. Hal ini dibantu dengan kualitas pendidikan yang tinggi dan tenaga pengajar yang diakui secara internasional serta bantuan karir yang memadai, sehingga tidak mengherankan alumni Aachen akan banyak bekerja di ladang pekerjaan yang baik. What do students do when not studying? Tell us about the social and sports life. Saudara sepupu saya yang pernah berkuliah Teknik Kimia di Aachen juga pernah mengikuti kegiatan Kyokushinkai. Sekedar informasi, Kyokushinkai adalah nama keren dari Karate. Ini adalah jenis beladiri yang salah satu fungsinya adalah mengamankan diri dari gangguan yang tidak diinginkan, misalnya adalah gangguan penjahat jalanan yang kerap kali mengancam, terutama pada malam hari. Dari mendengar ceritanya saja, saya dapat melihat bahwa kegiatan Kyokushinkai di Aachen sangat menekankan pada praktiknya. Ada juga pertemuan rutin tiap minggu bagi para anggotanya. Saudara sepupu saya yang lain, juga pernah berkuliah di Aachen, memang tidak seaktif dan serajin saudara sepupu yang ikut Kyokushinkai. Waktu tidak kuliah, ia suka pergi ke pusat perbelanjaan maupun bar di sekitar kampus. Bar di sekitar kampus, seperti bar-bar di Jerman pada umumnya, menjual makanan dan minuman dengan harga yang mahal untuk ukuran orang Indonesia. Orang-orang (khususnya mahasiswa) pada umumnya akan lebih memilih membeli kebutuhan pokok di supermarket atau pasar, karena harganya lebih murah (meskipun tetap saja ukurannya mahal).

Are you from the management team of RWTH Aachen University?

If you have already claimed this page, log in now and reply.

If you have not claimed this page yet, please write to content-team@easyuni.com for more information.