Dunia musik dan entertainment bukanlah satu-satunya industri yang maju di Korea Selatan. Negara ginseng ini juga dikenal sebagai negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Setiap tahunnya, banyak pelajar dari seluruh dunia memutuskan untuk melanjutkan pendidikan mereka di sana. Baca panduan EasyUni untuk cari tahu alasannya..
Tentang Korea Selatan
Daftar Universitas Swasta & Negeri Terbaik di Korea Selatan
Syarat Kuliah di Korea Selatan Buat Pelajar Indonesia
Berapa Biaya Kuliah di Korea Selatan Dalam Rupiah?
Berapa Biaya Hidup di Korea Selatan Bagi Pelajar Indonesia?
Tipe Akomodasi di Korea Selatan Bagi Pelajar Indonesia
Jurusan Apa Saja Yang Bagus Untuk Diambil di Korea Selatan?
Bagaimana Prospek Bekerja Saat Kuliah di Korea Selatan?
Bagaimana Proses Pembuatan Visa Pelajar di Korea Selatan?
Sumber: Going Global
Tentang Korea Selatan
Tingkat kepopuleran Korea Selatan sebagai tujuan kuliah di luar negeri semakin meningkat di Asia. Sesuai laporan dari NIIE (National Institute of International Education), yang berafiliasi dengan menteri pendidikan Korea Selatan, terdapat kenaikkan jumlah pendaftaran siswa asing di Korea Selatan sebesar 18.8%. Pada akhir tahun 2017, jumlah siswa internasional di Korea Selatan mencapai 123,850.
Tak hanya diselingi oleh jenjang kualitas hidup yang tinggi, mahasiswa internasional juga menaruh Korea Selatan di bawah radar mereka dikarenakan oleh program-program yang diajarkan dalam bahasa Inggris dan reputasi baik universitasnya.
Daftar Universitas Swasta & Negeri Terbaik di Korea Selatan
Korea Selatan memiliki banyak universitas dengan ranking dan reputasi yang baik di mata dunia. Sesuai dengan ranking universitas dari Times Higher of Education, 2 universitas negeri atau nasional yang menempati peringkat top 100 di dunia.
Berikut adalah daftar universitas-universitas terbaik di Korea Selatan:
-
Sungkyunkwan University (SKKU)
-
Korea Advanced Institute of Science and Technology
-
Pohang University of Science and Technology
-
Korea University
-
Ulsan National of Science and Technology
-
Yonsei University
-
Hanyang University
-
Kyung Hee University
-
Gwangju Institute of Science and Technology
-
Chung-Ang University
-
Sejong University
-
University of Ulsan
-
dan lain-lain
Korea Selatan memiliki lebih dari 370 institusi pendidikan tinggi. Durasi program sarjana rata-rata adalah empat tahun. Namun, jurusan yang berkaitan dengan ilmu kedokteran memakan waktu 6 tahun agar siswa dapat menyelesaikan studinya. Terdapat 3 jenis institusi di Korea Selatan, yaitu:
-
Universitas swasta yang dikelola oleh yayasan pendidikan non-profit
-
Universitas negeri yang dikelola oleh pemerintah daerah/ setempat
-
Universitas nasional yang dikelola oleh pemerintah pusat
Syarat Kuliah di Korea Selatan Buat Pelajar Indonesia
Pedoman untuk masuk ke tingkat universitas di Korea Selatan sangat bervariasi dari institusi ke institusi. Biasanya, Anda harus memegang ijazah lulus SMA atau kualifikasi setara dalam bidang mata pelajaran yang relevan dengan program universitas yang Anda akan daftar. Persyaratan masuk lainnya meliputi:
-
Kemampuan atau berkompetensi dalam berbahasa Korea (TOPIK minimal level 3). Jika belum ada, terdapat fasilitas untuk mengikuti Korean Language Program sebelum perkuliahan di universitasnya
-
Kemampuan atau berkompetensi dalam berbahasa Inggris (IELTS minimal 5.5, TOEFL iBT 80)
-
Untuk menjadi siswa asing atau internasional, kedua orangtua harus berkewarganegaraan bukan dari Korea Selatan
-
STTB atau Surat Tanda Tamat Belajar
-
Bukti kesanggupan finansial (diisi dalam formulir khusus yang bisa kamu unduh di situs univeristas masing-masing).
-
Personal Statement dan Study Plan (diisi dalam formulir khusus yang bisa kamu unduh di situs univeristas masing-masing).
-
Surat rekomendasi dari guru atau dosen (untuk jenjang S2)
-
Referensi Konselor yang bisa didapat dari kepala sekolah atau pihak lain
Berapa Biaya Kuliah di Korea Selatan Dalam Rupiah?
Anda akan menemukan bahwa universitas mengenakan biaya berbeda untuk tiap jenis program mereka dan juga bergantung pada jenis institusinya. Setiap universitas mewajibkan mahasiswa internasional untuk memiliki asuransi kesehatan sebesar £15 per bulan.
Faktor-faktor lain seperti jenis kursus yang ditawarkan, modul atau prestise program juga mempengaruhi biayanya. Untuk memberi Anda gambaran umum, berikut adalah kisaran biaya kuliah berdasarkan jenis institusi di Korea Selatan:
Jenis Institusi |
Biaya Kuliah per semester |
Biaya Kuliah per semester |
Universitas Swasta |
£2100 - £4300 (program S1) |
|
Universitas Negeri & Nasional |
£1400 - £3200 (program S1) |
IDR 27 - 62 juta (prorgam S1) |
Pada akhirnya, biaya akan tergantung pada apa yang ingin Anda pelajari, dan universitas dan kursus mana yang paling cocok bagi Anda. Pada umumnya, jurusan kedokteran memakan biaya yang lebih mahal dibanding sastra.
Untuk rincian lebih jelas, Anda dapat menggunakan situs EasyUni ini untuk menelusuri berbagai program yang tersedia di Korea Selatan dan mencari tahu biaya kuliah yang tepat untuk masing-masing. Harap diingat bahwa mungkin ada biaya tambahan untuk kursus Anda, termasuk materi kursus dan akses ke fasilitas.
Berapa Biaya Hidup di Korea Selatan Bagi Pelajar Indonesia?
Berapa biaya untuk tinggal di Korea Selatan pastinya sangat berbeda dari negara asal Anda. Bagaimana perbandingannya bergantung pada dari mana Anda berasal dan wilayah Korea Selatan mana Anda tinggal. Kasarnya, biaya hidup di Korea Selatan sebagai mahasiswa paling minimum sebesar 300,000 - 400,000 won atau sekitar IDR 4-5 juta.
Berikut adalah panduan biaya hidup di Korea Selatan, dengan nilai 1 won = 13.9 rupiah (per November 2018).
Biaya Makan
Biaya makan sekali di restoran adalah sekitar 6,000 - 12,000 won, sementara biaya nongkrong di cafe bisa berkisar 5,000 won dan itu sanggup membeli 1 cangkir kopi.
Untuk alternatif lebih hemat yang tidak kalah enak dengan restoran, makan di warung juga bisa jadi pilihanmu. Kisaran harganya adalah sebagai berikut:
Jenis makanan |
Harga |
Kimbap |
1,800 |
Bulgogi (dengan nasi dan side dish) |
5,000 |
Ramen/ mie (dengan 2 side dishes) |
4,000 |
Bibimbap (dengan 5 side dishes) |
5,500 |
Selain itu, ada alternatif lainnya berupa makan street food dan rata-rata jajanan di sana adalah 3,000 won.
Sumber: Huos Travel Blog
Tip bagus lainnya untuk mendapatkan makanan dan minuman yang lebih murah adalah dengan bersantap di dekat universitas Anda atau di kafetaria sekolah Anda karena biasanya mereka menyajikan makanan yang lezat dengan harga yang bersahabat dengan siswa. Biaya makan biasanya sekitar 15,000 won perhari. Secara garis besar, kamu bisa mengeluarkan sekitar 450,000 won untuk biaya makan perbulannya.
Tipe Akomodasi di Korea Selatan Bagi Pelajar Indonesia
Ada beberapa pilihan tempat tinggal yang dapat Anda pertimbangkan selama studi Anda. Bagi siswa, asrama dari universitas, Hasukjib dan Goshiwon adalah 3 pilihan tempat tinggal yang paling populer dan terjangkau.
Asrama
Sumber: Seoul National University
Asrama merupakan salah satu pilihan yang terjangkau. Berikut adalah hal-hal yang perlu diketahui sebelum tinggal di asrama:
-
Beberapa asrama ada yang menyediakan fasilitas makan pagi dan malam
-
Berjarak dekat dari universitas
-
Tidak diperbolehkan untuk masak di dalam kamar
-
Tipe sharing, jadi Anda akan memiliki roommate atau teman sekamar. Jenis kamar yang ditawarkan: 2 orang, 4 orang, atau 6 orang
-
Fasilitas tambahan di gedung asrama meliputi gymnasium, ruang makan bersama, kafetaria, laundry bersama
-
Biaya sewa sudah termasuk biaya listrik dan air
Biaya sewa (rata-rata): 170,000 won - 500,000 won/ bulan
Goshiwon
Sumber: RelocationJunkie.com
Goshiwon memiliki konsep yang sama dengan kos di Indonesia. Berikut adalah hal-hal yang perlu diketahui soal Goshiwon:
-
Berupa gedung bertingkat, di mana kamar pria dan wanita dipisah di beda lantai
-
Berukuran lebih sempit dibanding asrama, sekitar 2x3 m2
-
Berjarak dekat dengan universitas
-
Diperbolehkan untuk memasak di dalam kamar
-
Tipe kamar mandi di luar kamar (sharing) dan di dalam masing-masing kamar (pribadi)
-
Fasilitas tambahan di gedung Goshiwon meliputi ruang makan bersama dan laundry
Biaya sewa (rata-rata): 150,000 - 700,000 won/ bulan
Hasukjib
Sumber: Dagelan
Hasukjib memiliki konsep yang sama dengan homestay, di mana Anda bisa berbagi tempat tinggal dengan mahasiswa dari berbagai universitas.
-
Pemilik rumah biasanya menyediakan makan pagi dan malam
-
Memberi kesempatan untuk berkenalan lebih dalam dengan lebih banyak orang
-
Membantu dalam melatih berbahasa Korea dari interaksi sehari-hari
-
Diperbolehkan untuk mengundang tamu ke dalam kamar
-
Lokasi tidak terlalu dekat dari kampus
Biaya sewa (rata-rata): 450,000 won/ bulan
Jurusan Apa Saja Yang Bagus Untuk Diambil di Korea Selatan?
Setiap negara pastinya ada bidang studi yang paling unggul di dunia pendidikannya. Terdapat 3 jurusan yang paling populer untuk diambil di Korea Selatan oleh siswa internasional, yaitu ilmu murni & terapan, ilmu teknik, dan sastra.
Penelitian dalam ilmu murni & terapan merupakan bidang yang terus berkembang di Korea Selatan, memberikan nilai lebih bagi para lulusannya di dalam pasar pekerjaan. Karena itu, ijazah yang Anda dapatkan tidak hanya dihargai di negara Korea Selatan itu sendiri tapi juga di seluruh dunia.
Sebagai negara maju, Korea Selatan telah membuat perubahan yang signifikan dalam hal infrastruktur dan inovasinya. Terbukti dengan penempatan tingkat atas di dunia dari universitas-universitas seperti Seoul National University dan KAIST. Selain itu, jumlah mahasiswa di Korea Selatan yang mengambil jurusan teknik terbilang yang paling banyak dibanding dengan negara lain seperti Amerika, Australia, dan Jepang.
Korea Selatan memang memiliki pamor tinggi dengan jurusan sastranya. Sebagai negara yang kaya akan budaya dan mengadaptasi percampuran budaya barat dan tradisional negaranya tersendiri. Korea University, Yonsei University, dan Sungkyunkwan University memiliki program sastra yang unggul.
Bagaimana Prospek Bekerja Saat Kuliah di Korea Selatan?
Korea Selatan mengadakan kemungkinan bagi Anda untuk bekerja selama kuliah. Siswa yang memegang visa jenis D2 atau D4 diperbolehkan untuk bekerja paruh waktu. Pemerintah Korea mewajibkan siswanya untuk mendapatkan izin dari kantor cabang imigrasi dan juga international office dari universitasnya terlebih dahulu.
Jumlah jam kerja yang bisa diambil oleh siswa bergantung dengan program yang diambil. Siswa yang terdaftar dalam program S1 dapat bekerja selama 20 jam/ minggu. Sementara itu, siswa pascasarjana dapat bekerja selama 30 jam/ minggu. Batas waktu kerja tidak berlaku selama liburan.
Adapun kesempatan untuk bekerja setelah kuliah di Korea Selatan, meskipun diliputi dengan tingkat persaingan yang ketat, terbilang mungkin untuk siswa internasionalnya. Lapangan pekerjaan di bidang ilmu alam dan teknik sangatlah luas bagi lulusan gelar S1.
Bagaimana Proses Pembuatan Visa Pelajar di Korea Selatan?
Dengan banyaknya varian program studi yang ditawarkan, sistem visa pelajar di Korea Selatan juga memiliki berbanyak jenis sesuai dengan programnya. Program Sarjana, Magister, Doktoral, dan pertukaran pelajar termasuk ke dalam kategori visa jenis D2. Di luar itu, jenis visa pelajar untuk siswa peserta kelas bahasa adalah tipe D4.
Dalam proses pembuatan visa, diperlukan pengumpulan dokumen-dokumen dari berbeda pihak:
-
foto berwarna ukuran 4x6 dengan background warna putih
-
Paspor asli beserta fotokopinya (semua halaman)
Dokumen yang diperlukan dari lembaga institusi/ universitas:
-
Surat penerimaan masuk (Letter of Acceptance) dari universitasnya
-
Buku tabungan rekening 3 bulan terakhir milik orangtua atau pihak mensponsori biaya kuliah
-
Tanda bukti pembayaran uang pendaftaran dan kuliah
Dokumen yang diperlukan dari pihak negara Indonesia:
-
Surat keterangan pekerjaan orangtua atau sponsor
-
Rekening koran milik orangtua dengan nominal saldo USD 10,000
-
Fotokopi kartu keluarga, akte keluarga
-
Detil mengenai orangtua atau sponsor: Fotokopi KTP dan surat pernyataan
-
Sertifikat anti-TBC dari hasil medical check up di klinik di Indonesia sesuai rujukkan kedutaan
-
Print out tiket pesawat
Ada kemungkinan bagi pihak imigrasi untuk meminta dokumen lainnya setelah pengecekkan. Proses pembuatannya memerlukan waktu 3 hari. Biaya pembuatan single visa (untuk kunjungan di bawah 90 hari) sebesar IDR 340,000. Selain itu, visa multiple entry (masa berlaku 3 tahun) sebesar IDR 752,000.
Dalam kurun waktu 90 hari setelah tiba di Korea Selatan, Anda perlu melaporkan ke imigrasi untuk mendapatkan alien registration card. Itu berfungsi sebagai kartu tanda pengenal bagi siswa asing di Korea Selatan yang berguna sebagai tanda identitas. Sangat diperlukan untuk pembuatan akun, registrasi aplikasi HP dan sim. Tahap untuk penyelesaian ini memakan biaya sebesar 30,000 won.