Film Indonesia yang berhasil 'Go Internasional'.

1. Ada Apa Dengan Cinta (2002 & 2016)

aadc

Sumber: bintang.com

Film yang disutradarai oleh Rudy Soedjarwo ini pertama kali diluncurkan pada tahun 2002. Film yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo (Cinta) dan Nicolas Saputra (Rangga) ini menjadi batu loncatan untuk perfilman di Indonesia. Pasalnya, pada saat itu sudah lama tidak ada film yang menghibur dan menarik perhatian masyarakat Indonesia. Tidak hanya berhasil di dalam negeri, film AADC ini berhasil tayang di negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Filipina.
Setelah 14 tahun berlalu, seri kedua film AADC ini pun dibuat oleh sutradara Riri Riza. AADC 2 yang sudah dinantikan penonton di seluruh Indonesia pun akhirnya diluncurkan pada bulan April 2016 yang lalu. AADC 2 menjadi film Indonesia pertama yang memiliki penonton terbanyak pada hari pertama ditayangkan di bioskop dengan jumlah sekitar 200,000 tiket terjual dalam 1 hari.

2. The Raid (2011 & 2014)

the raid

Sumber: mydramalist.com

Film yang dibintangi oleh Iko Uwais, Joe Taslim, dkk berhasil menarik banyak penonton di Indonesia karena film ini adalah salah satu film aksi terbaik setelah bertahun-tahun Indonesia tidak memiliki film yang menampilkan aksi bela diri tersebut. Diluncurkan pertama kali di Toronto pada bulan September 2011 dan di Indonesia sendiri pada bulan Maret 2012. Film karya sutradara Gareth Evans ini berhasil menjadi satu-satunya produksi film Indonesia pertama yang tembus ke tingkat dunia. The Raid berhasil tampil di beberapa negara Eropa seperti Irlandia, Skotlandia, dan Amerika Serikat. The Raid 2: Berandal pun diproduksi untuk melanjutkan cerita sekuel dari The Raid dengan pemeran utama Iko Uwais. Pada tanggal 28 Maret 2014, film ini ditayangkan serentak di Indonesia dan Amerika Serikat.

3. Laskar Pelangi (2008)

laskar pelangi

Sumber: bean5spilled.wordpress.com

Film berdasarkan novel terkenal karya Andrea Hirata ini bercerita tentang sekelompok anak yang bermimpi untuk menuntut ilmu tetapi mereka terbatas oleh fasilitas belajar. Novel yang dirilis tahun 2005 ini berhasil diubah menjadi film yang disutradarai oleh Riri Riza pada tahun 2008. Laskar Pelangi berhasil tayang di beberapa negara lain seperti Hongkong, Italia, Spanyol, Singapura, Jerman, Amerika Serikat, Australia, Portugal, dsb. Film ini berhasil mendapat penghargaan bergengsi tingkat dunia yaitu The Golden Butterfly Award untuk kategori film terbaik di Internasional Festival of Films for Children and Young Adults di Hamedan, Iran.

4. Habibie & Ainun (2012)

habibie dan ainun

Sumber: www.tribunnews.com

Berdasarkan kisah nyata dari mantan Presiden Indonesia yang ke-3 menjadikan film ini sangat disukai oleh banyak kalangan di dalam negeri hingga luar negeri. Pada hari pertama peluncurannya, film ini disaksikan oleh Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden Joko Widodo (Saat itu masih mejabat sebagai Gubernur DKI), dan Presiden ke-3, Bacharuddin Jusuf Habibie. Film ini berhasil menyabet penghargaan film terbarik di ajang  ASEAN International FIlm Festival Award (AFIFA) yang diselenggarakan di Malaysia, Maret 2013.

5. Modus Anomali (2012)

modus anomali

Sumber: foragetorrentlanka.blogspot.com

Film bergenre thriller karya Joko Anwar ini berhasil membuat tegang semua penonton yang menonton film berjudul Modus Anomali ini. Film ini diluncurkan pada tanggal 26 April 2012 juga berhasil menarik perhatian para penonton di festival film terbesar kedua di Amerika Serikat. Dengan basis berbahasa Inggris, Rio Dewanto, pemeran utama film ini sukses membuat film ini mendapat penghargaan pada ajang Bucheon Award di Korea Selatan.

6. My Stupid Boss (2016)

my stupid boss

Sumber: movie.co.id

Diangkat dari novel, film bergenre drama dan komedi garapan sutradara Upi Avianto ini tidak hanya berhasil menghibur para penonton di dalam negeri, melainkan hingga ke negara tetangga seperti Singapura, Brunei Darussalam, dan Malaysia. Tayang serempak pada tanggal 19 Mei 2016, dan 1 bulan kemudian film ini berhasil mendapatkan penonton lebih dari 3 juta orang.

Untuk kamu yang tertarik mengenai industri perfilman dan mungkin ingin meneruskan studi kamu di bidang komunikasi dan media, kamu bisa langsung klik disini.

Diposting pada 09 Okt 2017
Aplikasi Kuliah, Jurusan

Bagikan ini