[Update] Biaya Hidup di Malaysia Ala Mahasiswa

By EasyUni Staff | Last modified 06 Sep 2019
Sebarkan laman ini

Buat yang berniat untuk kuliah dan hidup di Malaysia, biaya hidup tentunya salah satu faktor pertimbangan utama yang wajib untuk diketahui.

Banyak yang bilang kalau biaya hidup di sana nggak beda jauh dengan Indonesia. 

Faktanya, memang betul kalau biaya hidup di negara ini secara umum termasuk rendah jika dibandingkan dengan sebagian besar negara-negara lainnya, terutama jika anda mengkonversi mata uang dari Dolar, Euro atau Poundsterling.

Anda bahkan bisa membeli lebih banyak barang atau menggunakan jumlah uang yang sama untuk waktu yang lebih lama dengan keuntungan menarik, jika dibandingkan dengan negara-negara yang memiliki kurs mata uang yang tinggi.

Sewa dan pelayanan dalam negeri seperti memasak, membersihkan rumah, dan perawatan kesehatan dengan kualitas yang tinggi bisa didapatkan dengan harga yang sangat terjangkau di Malaysia.

Selain itu salah satu hal utama yang menarik untuk semua standar kehidupan adalah makanannya, dan anda tidak akan kecewa dengan makanan di negara ini.

Meskipun negara ini mempunyai makanan yang beranekaragam, kualitas tinggi dan harga ekonomis juga bisa anda dapatkan dari makanan-makanan di negara ini.

Indeks Harga Untuk Keperluan-keperluan Umum

Keperluan Umum Harga dalam Ringgit Malaysia (RM) Harga dalam Rupiah (Rp)
Combo meal di McDonald's atau fast food lainnya RM 12 Rp 40 ribu
Makanan di restoran murah RM 8 Rp 27 ribu
Sewa kamar di pusat kota (per bulan) RM 900 Rp 3,750 juta
Sewa kamar di luar pusat kota (per bulan) RM 600 Rp 2,050 juta
Tiket 1x jalan (transpotasi umum) RM 2 Rp 7 ribu
Taksi (Tarif Normal) RM 3 Rp 11 ribu
Bensin (1 Litre) RM 1.90 Rp 6,5 ribu
Kebutuhan umum (Listrik, pemanas, air, sampah) di apartemen seluas 85 metre RM 150 Rp 510 ribu
Internet (6 Mbps, Data tak terbatas, Kabel/ADSL) RM 150 Rp 510 ribu

* Sesuai dengan kurs per bulan Juli 2019

Tabel diatas menunjukan beberapa biaya kehidupan sehari-hari dan bulanan yang perlu anda bayar sendiri maupun berkelompok. Selain itu, tabel diatas juga dapat membantu anda dalam memperkirakan biaya hidup di Malaysia secara umum.

Bagaimana dengan rincian detil biaya bulanan di Malaysia? Kira-kira berikut ini uraiannya.

1. Belanja bulanan

supermarket giant di malaysia untuk belanja bulanan

Sebagai calon anak-anak kosan, udah saatnya untuk mulai bertanggung jawab akan perbelanjaan bahan komoditas sehari-hari nih. 

Sebetulnya, biaya komoditas di Malaysia itu bisa dibilang hanya berbeda tipis dengan Indonesia. Kalau diambil contoh simpelnya, harga beras di Malaysia itu gak berbeda jauh. Sebagai sesama konsumen nasi terbesar, harga beras di Malaysia sekitar RM 3,8 atau Rp 13 ribuan. Sementara di Indonesia harganya rata-rata Rp 12 ribuan.

Tapi kalau harga daging sapi, Malaysia bisa lebih murah. Harga sapi per kilogramnya sekitar RM 27 (setara Rp 92 ribu), sementara harga normal di Indonesia itu sekitar Rp 120 ribuan. 

Nah, dengan begitu, biaya hidup di Malaysia bisa lebih murah dibanding Indonesia dalam aspek ini.

2. Biaya sewa tempat tinggal

biaya tinggal di apartemen kuala lumpur

Berbeda dengan Indonesia, Malaysia nggak kenal dengan sistem kos-kosan. Umumnya, mahasiswa akan sewa apartemen atau rumah dengan teman-temannya. Atau, ada juga alternatif tinggal di hostel atau asrama kampus. 

Sesuai dengan tabel diatas, biaya sewa apartemen atau rumah bisa berbeda-beda. Tergantung dengan kedekatannya dengan pusat kota. 

Secara umum, biaya sewa kamar di sebuah unit apartemen di kota-kota besar itu sekitar RM 450 - 1,000 atau sekitar Rp 1,3 - 3,3 juta. 

3. Ongkos transportasi

pilihan transportasi umum di malaysia

Harga bahan bakar mesin di Malaysia bisa lebih mahal dibanding Indonesia. Tapi, itu tidak berarti bahwa ongkos transportasinya akan lebih mahal juga. 

Ada beberapa pilihan mode transportasi umum di Kuala Lumpur dan Selangor. Berikut adalah rinciannya:

  • LRT: mulai dari 80 sen, 20-70 sen per stasiun berikutnya
  • MRT: mulai dari 80 sen, 30 sen- 1 Ringgit per stasiun berikutnya
  • Monorail: mulai dari 90 sen, 1-2 Ringgit per stasiun berikutnya
  • Bus: mulai dari 80 sen - 1 Ringgit per perjalanan
  • BRT: mulai dari 80 sen, 20-60 sen per stasiun berikutnya
  • KTM: mulai dari RM 1,50, 30 sen - 1 Ringgit per stasiun berikutnya
  • Grab: mulai dari RM 5
  • Taxi: mulai dari RM 3

Selain itu, kamu bisa menggunakan kartu Touch n Go untuk mendapat diskon hingga 20% per perjalananmu!

4. Belanja, belanja, belanja!

belanja di departemen store kuala lumpur saat diskon

Pastinya akan ada saat dimana kamu mau cuci mata dan belanja di mall!

Kalau soal ini, mahal atau tidaknya akan sangat tergantung dengan pilihan potongan baju dan merk nya juga.

Secara umum, harga baju di Indonesia lebih murah. Secara, kamu bisa mendapatkan kaos dan kemeja seharga dibawah Rp 100 ribu di departemen store lokal.

Tapi, kalau kamu bandingkan dengan merk-merk internasional, harga di Malaysia bisa lebih murah terutama kalau ada diskon!

Hal ini dikarenakan oleh adanya pajak yang tinggi yang dikenakan oleh pemerintah Indonesia.

5. Makanan

makanan di luar

Sekali-sekali mau makan di restoran boleh lah yaa. Apalagi setelah berminggu-minggu makan mi instan terus. Di Malaysia, biayanya gak mahal mahal dibanding dengan Indonesia.

Semurah-murahnya, makanan di restoran akan mengeluarkan biaya RM 10 atau Rp 35 ribuan. Sedangkan di Indonesia, modal Rp 25 ribu aja sudah cukup dan kenyang. 

Tapi kalau soal minuman, di Malaysia akan jauh lebih murah. Meskipun biaya harga air mineral botolan di Malaysia lebih mahal sedikit dibanding di Indonesia, hal ini tidak sama berlaku dengan minuman manis seperti teh, kopi dan jus. 

Pasalnya, gula di Malaysia disubsidi oleh pemerintah. Karenanya, harga teh manis hanya sekitar RM 1,2 atau sama dengan Rp 3,5 ribuan. 

Diposting pada 09 Okt 2017
Kehidupan Mahasiswa, Kuliah di Luar Negeri