Mengintip 7 Perayaan Natal Unik di Seluruh Dunia

By Mutiara | Last modified 19 Des 2018
Sebarkan laman ini

Memasuki akhir bulan Desember tak hanya dikenal dengan cuaca dingin dari salju atau hujan saja, melainkan momen spesial bagi umat Kristiani juga. Bertepatan pada tanggal 25, hari Natal ini dirayakan di seluruh dunia.

Ada banyak keragaman dalam perayaan di beberapa tempat di dunia. Hal ini mencuri perhatian atas keistimewaannya yang tidak bisa didapati di tempat lain.

Penasaran? Berikut ini adalah enam perayaan Natal yang unik di luar negeri di antaranya:

1. Australia

perayaan natal unik orang australia di pantai
Sumber: Pinterest

Negara yang dikenal sebagai “Land Down Under” (negara di bawah sana), memiliki cuaca yang terbalik dengan negara Barat lainnya. Di saat perayaan natal, warga Australia malah menikmati liburan musim panas.

Acara yang paling populer di musim ini disebut sebagai ‘Carols by Candlelight’, di mana orang ramai berkumpul di malam hari untuk menyalakan lilin dan diiringi nyanyian lagu natal di luar gedung atau ruangan. Bintang yang bersinar di atas langit menambah pemandangan dan suara dari konser mini yang indah ini.

Orang lokal Australia amat menyukai kegiatan yang bisa dilakukan outdoor. Contohnya, mereka suka berenang, berselancar, berlayar, dan mengendarai sepeda. Selain itu, mereka juga suka memanggang BBQ di luar rumah dan menyebutnya dengan “barbie”.

2. Singapura

suasana natalan di marina bay sands singapura
Sumber: Aspirants SG

Negara yang tak jauh lokasinya ini juga terkenal dengan dekorasinya yang sangat elok menjelang Natal. Dilimpahi dengan lampu hias, ornamen, panggung hiburan, dan atraksi lainnya!

Biasanya orang berkunjung di Garden By The Bay untuk melihat tanaman dan bunga yang menarik dari seluruh dunia dengan bangunan taman yang unik.

Keramaian natal tak hanya ada di sepanjang jalan ikonik Orchard, tapi juga di Garden By The Bay. Sepanjang tahun, atraksi ini berhasil menarik perhatian lebih dari 5 juta turis untuk mengunjungi wilayah tersebut.

Sebagai negara dengan tingkat komunitas relawan yang tinggi, ada juga pertimbangan untuk mengikuti kegiatan humanitarian di hari natal ini. Karena suara perayaan juga mengartikan berbagi rasa sukacita ke sesama.

Terdapat banyak organisasi dan langkah inisiatif lokal yang bisa diambil di Singapura. Dimulai dari donasi baju & makanan ke Salvation Army, mengikuti lomba lari untuk amal, mengunjungi panti jompo, dan  masih banyak lagi! 

3. Korea Selatan

acara sinterklas hello kitty di korea selatan

Sumber: Stuff.co

Penggemar serial TV Korea tentunya sudah sedikit akrab dengan kondisi natalan di Korea Selatan. Tak terlepas jumlah penduduk umat nasrani yang sedikit, orang Korea Selatan secara menyeluruh suka perayaan natal.

Memang kalau dibandingkan negara tetangganya seperti China dan Jepang, ada sekitar 25-30% rakyat Korea yang memeluk agama Kristen, jadi Natal dirayakan lebih luas.

Hiasan natal yang ramai akan selalu dijumpai di setiap sudut perumahan. Selain itu, aktivitas tukar kado juga amat populer di sana. Uniknya, kadonya berupa uang!

santa di korea selatan berwarna biru
Sumber: Youtube, WLTH
Nah, kalau Santa Claus juga bisa ditemukan di Korea. Biasa disebut sebagai Santa Haraboji (kakek Santa), Santa Claus disana memakai 2 pilihan warna baju yaitu merah atau biru.

Mengingat jumlah umat Kristen yang tidak banyak, perayaan Natal di Korea Selatan yang semarak tidak terlalu mengambil sisi religi seperti di negara Barat. Melainkan dirayakan dengan pesta-pesta tidak menjadi libur utama di kalendar Korsel karena ada perayaan lebih besar yang siap menyambut, yaitu Tahun Baru.

4. Malaysia

suasana natal kampung portugis melaka malaysia
Sumber: GM Travel House

Perayaan di negeri jiran ini adalah salah satu hari libur yang paling ditunggu-tunggu, dengan orang Malaysia melompat-lompat di pesta Natal. Sebagai negara yang menjunjung tinggi keberagaman, orang Malaysia juga turut dimeriahkan dengan perayaan natal.

Komunitas yang kecil di negara bagian Melaka tidak menjadikan kemarakkan perayaannya. Terletak di sebuah pelosok bernama Kampung Portugis, beragam hiasan dan pohon natal yang unik dapat ditemukan di sepanjang jalannya.

Seperti festival lainnya, reuni antar keluarga dan teman adalah salah satu budaya yang tidak boleh dilupakan. Biasanya, wanita senior pemukiman adalah orang yang paling sibuk untuk menyiapkan makanan tradisional Portugis yang lezat seperti kue, kari, dan semur.

5. Kanada

tradisi mummers saat natal di kanada
Sumber: Where.ca

Kekayaan akan berbagai latar belakang di budaya amatlah identik dengan Kanada. Karena itu, ada banyak tradisi Natal yang berbeda di Kanada. Banyak tradisi dan perayaan berasal dari pengaruh Prancis, Inggris, Irlandia, Skotlandia, Jerman, Norwegia, Ukraina.

Selain acara tukar kado, orang Kanada gemar mengirim postcard atau kartu natal ke sesamanya.

Ada juga permainan tradisional yang disebut dengan ‘Mummering’ di kota-kota kecil dan pedesaannya. Memakai kostum dan mengetuk pintu di sepanjang perumahan dan bertanya apabila ada ‘Mummers’ di malam hari itu. Setelah itu mereka akan menyanti dan menari di rumah orang tersebut. Karena sudah menyanyi dan menari, mereka bisa mendapatkan kue-kue Natal dan secangkir susu yang hangat sebelum pindah ke rumah berikutnya.

6. Irlandia

suasana natal di irlandia yang indah
Sumber: Weavers of Ireland

Memang pohon natal identik dengan perayaan natal. Tapi apa yang membedakannya di Irlandia adalah warga Irlandia mengambil pohon natalnya dari perkebunan cemara!

Perayaan natal di Irlandia sering berlangsung hingga hari ‘Epiphany’ di tanggal 6 Januari yang biasa disebut dengan panggilan ‘Little Christmas’. Maka tak heran bahwa warga Irlandia menghabiskan USD 3.000 untuk belanja di musim natal.

7. Inggris

pasar malam cantik di kala natal di inggris
Sumber: Good to Know

Taman hiburan, Winter Wonderland di London yang merupakan pertunjukan khusus untuk liburan natalan di Hyde Park.

Bulan desember adalah bulan yang banyak di nanti oleh anak anak kecil, salah satunya di eropa karena, Santa Claus akan datang memberikan kado untuk mereka.

Taman hiburan ini bisa di nikmati oleh semua kalangan. Dari orang dewasa maupun anak anak. Buka setiap hari dari pukul 10 pagi sampai 10 malam. Biayanya? Gratis! Tapi perlu membayar setiap kali akan menaiki wahana permainan saja.


Nah, setelah kamu mengetahui serunya perayaan natal di berbagai negara, apakah kamu juga mau merasakan perayaan Natal di negara-negara ini? Tentunya amat mungkin untuk kamu rasakan. Caranya dengan tinggal & kuliah di sana!
Perlu informasi lebih lanjut soal cara daftar kuliah di luar negeri? Hubungi tim EasyUni untuk konsultasi gratis!  

Diposting pada 19 Des 2018
Berita