Bagi Mahasiswa Asing, Malaysia Lebih Terjangkau 3 kali lipat Dibandingkan dengan Australia


Di infografik berikut, kita telah merincikan biaya untuk belajar di 15 destinasi kuliah di luar negeri untuk mahasiswa asing. Silahkan lihat biaya (biaya USD) untuk belajar di universitas internasional yang dipisahkan menjadi biaya kuliah dan biaya hidup agar anda dapat merencanakan pendidikan anda di masa depan.

Laporan penelitian lainnya dari, Nilai Edukasi dari HSBC, menyatakan bahwa penduduk Malaysia mempertimbangkan Inggris, Australia dan Malaysia, sebagai tiga tempat studi terunggul, dengan urutan tersebut. Walaupun faktanya, berkuliah di Australia memakan biaya sekitar (rata-rata) USD $29,152 yang ternyata lebih mahal daripada berkuliah di Malaysia per tahun; sedangkan berkuliah di Inggris memakan biaya sekitar USD $22,104 lebih mahal daripada Malaysia. Keinginan untuk menanggung biaya ini datang dari sebuah fakta yang menyatakan, hanya sekitar 45% orang tua di Malaysia berpikir bahwa kualitas pendidikan Malaysia sebanding atau lebih baik dari negara lain.


Ini, ditambah dengan 88% fakta bahwa para orang tua di Malaysia mempertimbangkan untuk mengirim anak mereka ke luar negeri (sendiri) agar mendapatkan pendidikan yang lebih baik, dan juga pikiran yang lebih luas. Terdapat banyak alasan yang membuat para orang tua mengirim anak mereka ke luar negeri. Banyak dari mereka percaya bahwa berkuliah di luar negeri akan memberikan anak mereka gelar yang memiliki reputasi lebih yang akan meningkatkan prospek kerja anak mereka. Yang lain merasa bahwa akan ada lebih banyak kesempatan yang lebih baik tersedia untuk anak mereka yang berkuliah dan kemudian bekerja di luar negeri. Lalu diikuti dengan tambahan positif lainnya yang membuat anak mereka lebih dewasa, ini merupakan faktor-faktor yang mendukung para orang tua dalam mengirim anak mereka untuk berkuliah di luar.

Rencana yang paling populer untuk berkuliah di luar negeri adalah via program ganda. Banyak mahasiswa Malaysia cenderung mendaftarkan diri untuk program ganda yang mencakup berkuliah di Malaysia terlebih dahulu lalu lanjut ke luar negeri. Ini membantu para orang tua menghemat biaya karena biaya hidup di Malaysia lebih rendah 10 kali dibandingkan dengan Australia atau Inggris. Meskipun biayanya rendah, sekitar 51% para orang tua di Malaysia berharap mereka mulai menghemat lebih awal untuk pendidikan anak-anak mereka. Simon Williams, yang merupakan pemimpin kelompok manajemen kekayaan di HSBC, mengatakan: “Kunci dari alasan-alasan untuk mengirim anak-anak ke luar negeri adalah pembelajaran bahasa asing, pengalaman internasional, dan kemandirian. Akan tetapi pendidikan internasional membawadimensi tambahan dalam perencanaan yang lebih rumit,lebih tepatnya perencanaan keuangan. Mayoritas pendidikan luar negeri dibiayai oleh para orang tua, dan meskipun konsep pembiayaan kampus telah didirikan dengan baik di AS, di tempat lain pengecualian masih ada.”


*Informasi ini yang membahas tentang rata-rata biaya per tahun telah dirincikan dari data yang tersedia secara umum di 15 negara dan wilayah. Biaya per tahun universitas untu masing-masing negara telah diperhitungkan dengan rata-rata biaya kuliah per tahun untuk sarjana mahasiswa asing di 10 universitas negeri terbesar di masing-masing negara. Dua pengecualian untuk Meksiko dan Indonesia. Biaya universitas per tahun untuk Meksiko dan Indonesia telah diperhitungkan dari biaya untuk 10 universitas terunggul yang dilihat dari peringkat QS universitas. Biaya per tahun untuk masing-masing universitas didapatkan entah dari sumber data individual institusi (dari website universitas), dengan menelpon departemen penerimaan mereka, atau dari website lain. Biaya hidup telah diperhitungkan dengan mengambil rata-rata biaya hidup di kota dimana universitas ini dibangun. Data biaya hidup bersumber dari Ekspatistan.

Diposting pada 09 Okt 2017
Infographics, Kuliah di Luar Negeri

Bagikan ini