Jadilah versi terbaik mu: Tabita Roselin

1. Bagaimana perjalanan menjadi seorang penyanyi yang terkenal seperti sekarang?

Sejujurnya saya belum dapat dipanggil sebagai penyanyi terkenal. Baru-baru ini saya diberikan kesempatan untuk tampil di GSF Awards di Cannes, Paris. Ini adalah kesempatan berharga bagi saya dan menjadi langkah awal dalam karier bernyanyi saya.

Kesempatan yang jarang ini, tidak muncul begitu saja. Saya mulai bernyanyi dari komunitas sekolah, komunitas kursus, kafe, wedding dan semakin banyak tawaran-tawaran lain berdatangan hingga kesempatan yang tidak terduga di GSF Awards ini.

Tabita menjadi bintang di Social Media Sensation, Trans TV

Dari hari ke hari, saya semakin menikmati profesi saya menjadi penyanyi professional dan untuk menujukan keseriusan saya di bidang ini, saya mengambil Jurusan Musik sebagai program studi saya.

 

2. Apa hambatan Kak Tabita untuk menjadi seorang penyanyi?

Menurut saya, hambatan terbesar menjadi seorang penyanyi datang dari diri saya sendiri, mulai dari malas latihan, merasa cepat puas dengan pencapaian sendiri yang membuat kita selalu berada di level yang sama dan lupa untuk meningkatkan dan memaksimalkan kapasitas diri sendiri.

Selain itu, ada juga hambatan dari luar yang membuat saya terjatuh karena pasti ada saja orang yang tidak menyukai kita dari segi apapun dan mereka sering kali berkomentar yang membuat saya patah semangat. Namun sekarang, saya menganggap semua komentar pedas tersebut adalah motivasi buat saya terus maju dan maksimal dalam karir bernyanyi

 

3. Apa pencapaian yang paling dibanggakan Kak Tabita?

Pencapaian yang paling membanggakan bagi saya adalah diberikan kepercayaan untuk tampil bernyanyi di GSF Awards, Cannes, Paris kemarin.

Tabita menyanyikan dua lagu berjudul Settle Down dari Kimbra dan Adventure of a Lifetime dari Coldplay.

 

4. Apa yang harus dilakukan sebagai seorang Penyanyi?

Sebagai seorang penyanyi, kamu harus selalu latihan dengan teknik menyanyi yang benar dan sampai sekarang saya masih dalam proses mendalami teknik bernyanyi yang baik dan benar. Selain itu, dengan menambah kebolehan dalam bermain instrument juga menambah nilai sebagai penyanyi. Selain teknik dan nilai, menurut saya penting juga untuk menjaga penampilan, meningkatkan keterampilan dalam menari, public speaking, originalitas, kreatifitas, musikalitas dan juga perilaku.

Tabita juga pandai bermain Instrument Cello

 

5. Bagaimana pendapat mengenai industri yang Kak Tabita jalani ini? dan apakah bisa terus berkembang di Indonesia? apa keinginan Kak Tabita terhadap industri ini di Indonesia?

Bagi saya industri musik dari segi dunia bisnis akan selalu ada dan tetap eksis. Industri musik itu sangat luas dan beragam, tidak hanya sebatas menjadi seorang penyanyi atau guru musik dan lain sebagainya masih banyak profesi dan industri lain yang menggunakan musik seperti, industri perfileman, periklanan, bahkan dalam dunia medis ataupun terapi, kampanye politik dan lain sebagainya.

Menurut saya, Industri musik di Indonesia akan terus berkembang dari hari ke hari dan musisi yang bertalenta juga semakin banyak bermunculan dan di apresiasi baik oleh masyarakat Indonesia.

Pastinya, saya berkeinginan agar karya saya sebagai musisi dapat di apresiasi dan diterima baik oleh masyarakat dan juga dapat memajukan industri indonesia supaya semakin berkembang dan di kenal di mata dunia. Always hoping for the best.

 

6. Mungkin bisa ceritakan sedikit tentang latar belakang pendidikan Kak Tabita sebelum menjadi Penyanyi? 

Mulai dari TK sampai SMA, saya selalu mengambil kelas tambahan untuk vocal dan alat musik. Baru-baru ini, saya juga mengambil kelas tambahan untuk bahasa. Sekarang saya sedang menjalani kuliah Semester 3 dan mengambil Jurusan Seni dengan program studi musik di Universitas Pelita Harapan (UPH).

 

7. Menurut Kak Tabita apa yang membuat kuliah di indonesia itu tidak kalah dengan kuliah di luar negeri?

Bagi saya, dosen yang mengajar di indonesia sekarang banyak yang didatangkan dari luar negeri atau memiliki kualitas lulusan luar negeri. Selain itu, dari waktu ke waktu sistem pendidikan perkuliahan di Indonesia juga semakin membaik yang membuat kuliah di Indonesia sekarang tidak kalah banding dengan kuliah di luar negeri.

 

8. Apa yang membuat Kak Tabita memilih universitas ini?

Pertama karena akses ke universitas tidak jauh dari tempat tinggal. Kedua, universitas ini menyediakan dosen, pengajar-pengajar yang berkualitas dalam bidang musik. Dan ketiga, kampus ini mempunyai fasilitas yang lengkap untuk program pembelajaran mahasiswa-nya.

 

9. Ceritakan momen yang Kak Tabita tidak terlupakan sewaktu kuliah?

Karena masih semester 3, saya belum melewati banyak momen dan pengalaman di bangku kuliah. Tapi ada satu hal yang paling berkesan selama kuliah 3 semester di UPH, karena mempunyai teman-teman yang menekuni bidang yang sama, membuat saya lebih terpacu mengupgrade diri saya untuk memberikan dan menjadi yang terbaik sesuai dengan kemampuan dan kapasitas saya.

Tabita mengambil Jurusan Seni, Program studi musik di Universitas Pelita Harapan (UPH).

 

10. Apakah Kak Tabita setuju dengan cara mahasiswa yang menentukan jurusannya berdasarkan pekerjaan apa yang digaji tinggi? Kenapa?

Semua pilihan itu sih tergantung dengan motivasi masing-masing individu, ada yang memang tujuan hidupnya untuk mencari pencapaian, penghasilan (gaji) ya boleh-boleh saja, tapi kalau saya pribadi saya lebih mengutamakan passion (keinginan) ketimbang jumlah gaji atau pencapaian.

Tujuan hidup saya bukan mendapatkan gaji yang tinggi tapi memenuhi panggilan untuk apa saya hidup, and for me, itu lebih penting, karena saya percaya setiap orang diciptakan dengan maksud dan tujuan tertentu. Sedangkan penghasilan, saya percaya, kalau kita sudah sesuai dengan panggilan hidup, penghasilan atau gaji pasti mengikuti kita.

 

11. Apa tips untuk para calon mahasiswa yang ingin mengambil jurusan yang sama / yang ingin menjadi sesorang seperti Kak Tabita?

Pilihlah jurusan yang memang sesuai kapasitas dan kemampuan masing-masing. Pastikan pilihan tersebut tidak hanya sekedar suka, tapi karena kita tahu dan dapat mengukur bahwa sampai mana kemampuan dan kapasitas masing - masing di bidang tersebut (bidang yang kita pilih).

 

12. Apa pesan akhir Kak Tabita ingin sampaikan untuk para calon mahasiswa?

Saat nanti kuliah, pasti banyak orang yang mempunyai keahlian yang sama sepertimu, tapi kamu jangan pernah mengukur dirimu dengan ukuran orang lain, melainkan, menjadikan versi terbaik dari dirimu, karena, setiap orang memiliki keunikannya masing-masing.

Sumber foto & Cover foto dari Tabita Roselin

Diposting pada 09 Okt 2017
Karir, Kehidupan Mahasiswa, Tips & saran

Bagikan ini