Kenapa magang menjadi sangat penting untuk Fresh Graduate.

Pada umumnya kamu yang baru selesai kuliah pasti akan mulai mencari lowongan kerja mulai dari internet, koran atau Job fair. Dengan pengalaman yang minim membuat kamu tidak menjadi pilihan favorit perusahaan. Jika perusahaan tersebut adalah perusahaan yang kamu impikan coba untuk menawarkan diri sebagai anak magang selama 3 - 6 bulan. Jika prestasi kamu di perusahaan tersebut cukup memenuhi kriteria, perusahaan tersebut akan mempertimbangkan kamu. Bagaimana caranya perusahaan merekrut kamu sebagai pegawai tetap?

1. Tepat waktu.

Sumber: pexels.com

Dengan hal ini perusahaan sudah dapat membayangkan kepribadian dalam disiplin dan menghargai waktu. Jadi sangat penting untuk kamu membangun citra yang baik dengan datang tepat waktu. Datang setengah jam dari masuk kerja juga tidak merugikan karena kamu dapat dengan santai sarapan, beres-beres meja kerja dan mempersiapkan apa yang ingin kamu kerjakan hari ini. Dengan begini kamu akan dapat memulai hari kamu dengan lebih rileks.

2. Berpakaian sopan dan professional.

sumber: pic.cx

Bukan hanya kamu, semua pegawai berkewajiban untuk berpakaian sopan dan profesional. Jadi penting untuk kamu menyesuaikan standar etika berpakaian dan budaya di kantor kamu. Jika kamu magang di perusahaan yang mengharuskan kamu untuk ketemu banyak orang seperti bank, notaris atau konsultan kamu di haruskan untuk terlihat professional. Sementara jika kamu magang di perusahaan media atau start-up etika berpakaian dan budaya kerja mereka lebih casual.

3. Kontrol penggunaan sosial media.

 

Bagi kamu yang aktif dengan handphone dan sosial media, perlu memperhatikan hal ini. Sosial media kamu bisa menjadi salah satu aspek atasan atau supervisor dalam menilai kepribadian kamu. Sebenarnya dengan aktif di sosial media menandakan kamu seseorang yang mempunyai kepribadian yang menyenangkan dan banyak koneksi. Tapi penting untuk kamu untuk menggunakan sosial media secara dewasa dan bertanggung jawab.

4. Performa kerja terganggu oleh Handphone.

Sumber: pexels.com

Mungkin Handphone merupakan sesuatu hal yang cukup penting bahkan dengan teknologi sekarang membuat handphone dapat digunakan sebagai catatan ketika meeting. Tapi jika kamu seringkali menggunakannya untuk keperluan pribadi ini akan membuat persepsi kamu di depan supervisor atau atasan kamu menurun. Kamu perlu bersikap professional dan membagi waktu dimana kamu perlu mengesampingkan antara kerja dan keperluan pribadi kamu. Kalau itu keperluan pribadi kamu dapat memeriksa ponsel kamu diluar jam kerja.

5. Proaktif dan inisiatif dalam bekerja.

Sumber: vavistalife.com

Untuk mendapatkan perhatian atasan atau supervisor, kamu harus bersikap proaktif dimana ketika kamu tidak ada pekerjaan kamu bisa meminta daftar kerja dan pastikan kamu mengerti semua pekerjaan yang diberikan. Jika ada pertanyaan jangan ragu untuk bertanya daripada sesat dijalan dan membuat kesalahan. Jika ini terjadi kamu bukan mendapatkan perhatian atasan kamu malah kamu akan kena omel karena tidak bertanya. Penting untuk kamu menyelesaikan pekerjaan yan di berikan sesuai dengan waktu yang diberikan. Jangan lupa untuk minta kritik atau saran dengan hasil kerja kamu. Dengan ini kamu akan memberikan nilai tambah untuk diri kamu. Pekerja yang mempunyai karakter yang proaktif dan inisiatif sangat dibutuhkan loh!

6. Jadikan kebiasaan untuk cek ulang hasil pekerjaan kamu.

Sumber: pexels.com

Jangan karena sikap terburu-buru dan ceroboh kamu menjadi alasan atasan atau supervisor kamu tidak mempekerjakan kamu. Pastikan kamu tetap fokus dalam bekerja dan luangkan waktu untuk memeriksa kembali pekerjaan kamu sebelum diserahkan pada atasan.

8. Jangan suka komplain.

Sumber: asfaleiesautokiniton.gr

Ini adalah salah satu sikap negatif yang wajib kamu hindari. Selain mempengaruhi pekerjaan kamu, ini juga bisa membuat rekan kerja kamu memberikan penilaian buruk untuk kamu. Kontrol diri kamu untuk tetap bersikap positif, rileks dan fokus. Aura negatif dari mengkomplain akan membuat mereka disekitar kamu malas bekerja dengan kamu.

Dalam beberapa program kuliah mempunyai program magang untuk kamu mencoba kerja dalam dunia nyata. Jadi kamu jangan pernah menganggap entang program ini. Selain merupakan kewajiban yang harus di patuhi demi nilai, ini juga merupakan peluang emas untuk kamu mempersiapkan dan melatih diri untuk pekerjaan sebenarnya. Tentunya dengan pengalaman magang perusahaan akan mempertimbangkan kembali posisi kamu dalam perusahaan tersebut. Semoga sukses, ya!

Diposting pada 09 Okt 2017
Karir, Kehidupan Mahasiswa, Tips & saran

Bagikan ini