Pengujian Standard: Panduan Kuliah Di Inggris

Bagaimana cara kerjanya?

Tingkat Umum (O Level) dan Tingkat Lanjut (A Level)

Tingkat umum (O level) merupakan kualifikasi berdasarkan pelajaran yang diberikan sebagai bagian dari GCE. Kualifikasi ini diperkenalkan sebagai bagian dari pendidikan reformasi inggris pada tahun 1947 di Inggris, Wales dan Irlandia Utara. Area-area ini telah mengubah tingkat umum (O level) dengan ujian GCSE dan IGCSE di tahun 1988. Kesetaraan Skotlandia merupakan nilai tingkat umum (O level) (yang pada akhirnya diganti oleh nilai standard). Kualifikasi tingkat umum (O level) telah diberikan penghargaan oleh Ujian Internasional Cambridge di lokasi-lokasi internasional tertentu atau diikuti dengan kualifikasi IGCSE.


Tingkat lanjut GCE atau lebih tepatnya lagi A level merupakan sekolah yang membiarkan mahasiswa mendapatkan kualifikasi yang ditawarkan Inggris dalam menyelesaikan pendidikan pra-universitas mereka. Mahasiswa secara umum yang belajar untuk kualifikasi ini memakan waktu sekitar dua tahun, serta tingkat A level mereka dibagikan menjadi dua bagian, dengan satu bagian pada setiap tahun. Bagian pertama dikenal dengan tingkat AS (Advanced Subsidiary Level) dan tingkat ini sebelumnya dikenal sebagai Advance Supplemantary Level dengan singkatan yang sama. Bagian kedua dikenal dengan tingkat A2 (Tingkat A2 melengkapi kualifikasi tingkat A2).

Apa saja prosesnya?

Durasi:

Kualifikasi tingkat umum (O level)∕GCSE∕IGCSE mirip dengan ujian penempatan tingkat lanjut dimana mereka diselesaikan berdasarkan ujian, bukan dengan kombinasi tugas-tugas yang membutuhkan mahasiswa untuk belajar kurikulum universitas dalam jangka waktu tertentu.


Kualifikasi tingkat lanjut (A level) biasanya dipelajari dalam waktu dua tahun, setelah anda menyelesaikan tingkat umum (O level). Ini biasanya mencakup 3 – 5 pelajaran dari beberapa pilihan.

Penilaian:

Tingkat umum (O level)∕GCSE∕IGCSE dinilai dengan skala 8 poin dari G sampai A*. Lima mata pelajaran inti dengan nilai C atau di atasnya merupakan persyaratan minimum bagi mahasiswa untuk masuk ke program kompetitif kedua yang lebih tinggi.


Tingkat lanjut (A level) dinilai dari skala E sampai A*. Nilai A* diberikan kepada mahasiswa ynag mendapatkan nilai A secara keseluruhan di tingkat AS dan A2, dengan presentase 90% di tingkat A2.

Universitas:

Universitas-universitas di Inggris biasanya mempertimbangkan para kandidat berdasarkan nilai tingkat lanjut (A level) mereka (Contohnya, A-A-B atau B-B-B) atau di sistem UCAS. Melalui sistem UCAS, A* sama dengan 140 poin, A sama dengan 120 poin, B sama dengan 100 poin, C sama dengan 80 poin, D sama dengan 60 poin, dan E sama dengan 40 poin. Jadi, mahasiswa yang mendapatkan 300 poin dan memenuhi A-B-C atau B-B-B bisa mendapatkan surat pernyataan tanpa syarat. Ini memberikan mahasiswa cara yang lebih fleksibel.

Diposting pada 09 Okt 2017
Kuliah di Luar Negeri, Tips & saran

Bagikan ini