Tidur Dikelas Telah Diperbaharui dengan Fasilitas Kamar Tidur di Sekitar Kampus


Di tahun 2014, tempat istirahat tidak hanya untuk karyawan Google saja. Tempat-tempat tidur telah disediakan di kampus dan universitas dari seluruh AS. Christopher Lindholst, pendiri dan penemu MetroNaps, mengatakan bahwa tempat istirahat mereka menjadi lebih populer, dia juga berkata bahwa mereka “melihat banyak kertertarikan, khususnya dari universitas-universitas besar, yang memiliki badan-badan komuter mahasiswa, dan institusi-institusi kesehatan. ” Ketika sebain besar kampus telah menyediakan tempat bersantai untuk mahasiswa, maka konsep kamar tidur merupakan tempat yang paling diminati.


Mahasiswa sering kali mengeluh bahwa tempat peristirahatan dan area TV∕game telah ditempati oleh mahasiswa yang berisik, atau mahasiswa yang sedang bersantai ria bersama-sama. Tempat peristirahatannya didesain untuk menyediakan tempat rekreasi agar mahasiswa bisa bersantai dan bersosialisasi, tidak untuk beristirahat. Beberapa tempat tidur membantu menutupi permasalahan ini. Mari lihat beberapa universitas yang menyediakan tempat-tempat tidur bagi mahasiswa mereka.

(Source:blog.dailyfreepress.com)


Versi sederhananya di temukan pada tahun 2013 lalu di bulan September. “Sudut Istirahat” di Universitas James Madison dimulai oleh senior psikologi yang menginginkan perubahan persepsi, yang memandang tidur siang sebagai perilaku malas dan juga memperlihatkan bagaimana aktivitas ini dapat membantu meningkatkan produktivitas. Universitas ini memiliki tempat duduk besar yang bisa direservasikan selama 40 menit melalui sistem online. Michigan universitas di Ann Arbor memiliki 6 tempat tidur dan sarung bantal sekali pakai yang tersedia 24∕7 untuk mahasiswa yang terletak di perpustakaan, dan tempat ini bias digunakan selama 30 menit. Tempat ini ditemukan oleh senior teknik penerbangan.


Meskipun mahasiswa sangat proaktif dalam menemukan dan mempromosikan area-area ini, beberapa universitas juga telah menanggapi ini sebagai sesuatu yang diperlukan. Universitas Saint Leo di pusat Florida mempertahankan tempat istirahat untuk mahasiswa komuter. Universitas Texas A&M menyediakan tempat tidur yang didesain oleh UK’s PodTime di ruangan gym mereka di awal tahun. Kampus kesenian dan desain Savannah memiliki dua tempat istirahat untuk mahasiswa komuter di kampus masing-masing mereka Savannah dan Atlanta semenjak tahun 2006.


Bahkan sekolah hukum Harvard memiliki kamar tidur di dalam perpustakaan sekolah hukum mereka. Banyak universitas, seperti Universitas Texas-Austin, Universitas California-San Diego, UC-Davis, memiliki peta Google yang memberi informasi mengenai area-area terbaik di kampus untuk tidur dan beristirahat berdasarkan tingkat kehebohannya. Beberapa area memiliki ulasan dari mahasiswa!

(Source:hackcollege.com)


Tidur siang telah mendapatkan banyak kritik, dan orang-orang yang membicarakan manfaatnya dipandang dengan keraguan. Namun, artikel-artikel sekolah medis Harvard yang diperlajari oleh NASA, membahas tentang manfaat tidur siang. Tidur siang meningkatkan kesadaran; bahkan pembelajaran Harvard menemukan bahwa tidur siang sekitar 40 menit bisa meningkatkan kesadaran anda hingga 100%! Kenyataanya, tidur siang lebih efektif daripada secangkir kopi atau olah raga. Anda bisa melihat banyak mahasiswa yang stress, hanya bisa fokus dalam jangka waktu pendek. Dan apa yang mereka perlukan untuk mengobati stress itu adalah tidur siang; tidur siang menghilangkan stress, meningkatkan kesehatan anda dan juga mood anda.


Selain itu, tidur siang juga meningkatkan pikirin anda yang bekerja. Pikiran ini mencakup tugas-tugas yang kompleks, seperti belajar dan menulis. Dengan meningkatkan daya berpikir anda, tidur siang membantu anda menghindari informasi berlebihan dan meningkatkan daya serap pikiran anda. Dengan kata lain, jika anda sedang belajar untuk ujian atau menulis laporan penelitian atau analisis, tidur sejenak bisa membantu anda. Ini akan membuat anda lebih efisien dan membantu anda mengingat. Jadi lebih baik anda tidur sejenak daripada minum red bull!


Dengan begitu untuk meningkatkan produktivitas dari tidur siang, kamar tidur juga bertambah untuk efisiensi. Banyak mahasiswa selalu merasa susah untuk fokus dikamar mereka atau asrama mereka, yang menyebabkan mereka tergoda untuk tidur dan menunda tugas mereka sampai pagi. Mahasiswa lain sering kali mengorbankan kualitas tidur dengan tidur sejenak di tempat kerja mereka; mereka akan mendapatkan manfaat dari kualitas dan kenyamanan beristirahat yang disediakan oleh tempat-tempat beristirahat.


Selain itu, kamar-kamar tidur memiliki manfaat tambahan untuk tidur sejenak dengan jarak yang dekat dengan tempat anda bekerja. “Seperti biasa, penambahan ini biasanya berada di pusat kampus atau perpustakaan, pengecualian di institusi medis dimana mereka langsung bekerja di rumah sakit.” Kata Mr. Linkholst. Jadi, bahkan jika anda tinggal di kampus, anda tidak perlu membuang-buang waktu untuk kembali dari kamar anda ke perpustakaan atau ruang belajar.

(Source:flickr.com/photos/janed42)


Jadi anda akan mengira-ngira, bagaimana dengan Asia? Kapan akan ada tempat tidur di kampus-kampus Asia? Kampus kesenian dan desain Savannah telah membawa tempat tidur ke Hong Kong. Apakah ini merupakan bagian dari masa depan dimana universitas-universitas, seperti sekolah perawat, menyediakan tempat-tempat tidur untuk mahasiswa yang kerja berlebihan? Mungkin. Tambahan lainnya, ini juga membantu universitas mempertahankan reputasi yang bagus, tanpa harus melihat banyak mahasiswa tidur disembarangan tempat di kampus.

Akan tetapi, untuk kasus ini, tren tidak berpengaruh, berikut ini ada tiga kamar tidur favorit kami:

1. Universitas of Michigan  

(Source:michiganreview.com)

2. Universitas James Madison

(Source:jmunapnook.com)

3. Universitas Wesleyan

(Source:lj.libraryjournal.com)
Diposting pada 09 Okt 2017
Kehidupan Mahasiswa

Bagikan ini