Usaha Untuk Mengalahkan Hacker!

Forensic Computing (Komputasi Forensik) adalah aplikasi investigasi dan teknik analisis untuk mengumpulkan bukti dari perangkat komputer yang sesuai dengan kebutuhan keadilan hukum. Seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat, tingkat kriminalitas di internet pun ikut meningkat dan disitulah peran Forensic Computing dibutuhkan. Para teknisi, penyelidik, dan ahli Forensic Computing bekerja sama mengatasi kejahatan cyber yang sering terjadi karena kurangnya keamanan di sistem komputer tersebut. Buat kamu yang semakin penasaran dengan Forensic Computing, yuk kita bahas lebih lanjut mengenai Forensic Computing.

komputer forensik

Sumber: www.rnc-inc.com

Apa itu Forensic Computing?

Forensic Computing adalah salah satu cabang ilmu forensik yang berkaitan dengan komputer untuk menemukan data di dalam komputer atau media penyimpanan digital lainnya. Forensic Computing bisa diartikan juga sebagai pengumpulan dan analisis data yang mencakup sistem komputer, media penyimpanan (flash disk, hard disk, dan CD-ROM), dan elektronik dokumen (email, gambar, dll) yang layak untuk diajukan dalam sidang pengadilan.

Tujuan Forensic Computing.

Forensic Computing bertujuan untuk mengamankan dan menganalisis bukti digital, serta memperoleh berbagai fakta yang objektif dari sebuah kejadian atau pelanggaran keamanan dari sistem informasi. Contohnya, melalui internet, forensic dapat mengetahui siapa saja orang yang mengirim pesan elektronik, kapan dan dimana keberadaan pengirim. Selain itu, dapat juga untuk melihat siapa pengunjung suatu situs secara lengkap dengan informasi IP address, komputer yang dipakainya dan keberadaannya serta kegiatan apa yang dilakukan pada situs tersebut.

Apa yang dilakukan peneliti Forensic Computing?

Peneliti di bidang Forensic Computing menginvestigasi mulai dari penggelapan, pencurian identitas, penipuan, aktivitas hacker untuk seluruh host pelanggaran keamanan. Untuk melakukan semuanya ini tidak mudah, ini memerlukan analisis yang akurat, pengetahuan yang luas tentang teknologi, dan keterampilan komunikasi yang bagus. Penjelasan pekerjaan dari teknisi Forensic Computing seperti:

  • Memberitahu kepada penyelidik tentang ketersediaan dan kepercayaan dari bukti digital.

  • Bekerja bersama penyelidik untuk mengumpulkan bukti-bukti melalui tempat kejadian atau pencarian lewat komputer.

  • Melakukan pemeriksaan dari bukti digital dan menyiapkan untuk percobaan.

  • Melakukan wawancara dan mengambil pernyataan yang berhubungan dengan bukti komputer.

  • Pengawas juga melatih para penyelidik lain dan tetap up-to-date dengan situasi terbaru dengan industri.

Pekerjaan apa yang cocok untuk Forensic Computing?

  1. Computer Forensic Analyst: Di bidang ini, kamu harus mengungkap data digital (korespondensi email atau data yang sudah dihapus), mempertahankannya untuk nantinya digunakan sebagai bukti, dan menganalisis data dalam kejahatan yang bersangkutan. Contohnya, mereka harus menentukan bagaimana hacker atau personil yang tidak sah mendapat akses ke informasi atau sistem komputer serta dimana dan bagaimana mereka menavigasi dalam sistem.

  2. Special Agent: Sebagai special agent, kamu mungkin bekerja untuk pemerintahan, seperti militer, FBI, CIA, BIN, atau Departemen Pertahanan dan Keamanan dan mungkin spesialisasi di kontra intelijen atau kontra-terorisme yang berlaku untuk dunia digital.

  3. Ethical Hacker: Perusahaan biasanya mempekerjakan ethical hacker untuk mencari kerentanan di sistem jaringan komputer untuk diperbaiki agar dapat menjaga sistem terhadap hacker yang ilegal.

  4. Information Security Manager: Bidang ini hanya untuk para ahli komputasi forensik yang mempunyai pengalaman beberapa tahun di bidang komputasi forensik dan yang sudah naik menjadi manager/designer dari departemen digital forensik.

Kemampuan apa yang harus kamu punya?

forensik komputer

Sumber: galacticconnection.com

  1. Technological Skills – Pengetahuan yang luas tentang operasi dan jaringan sistem, program enkripsi, dan prosedur pengambilan data dan kemampuan untuk memberi dukungan IT.

  2. Analytical Skills – Kemampuan untuk menganalisis data digital dan think outside the box sebagai peneliti.

  3. Communication Skills – Kemampuan untuk berkomunikasi secara lisan, menulis dan berkomunikasi dengan erat ke semua anggota tim investigasi/organisasi/perusahaan.

Apa yang akan kamu pelajari saat kuliah Forensic Computing?

Untuk tahun pertama (Year 1), kamu belum langsung belajar secara spesifik tentang Forensic Computing tetapi saat kamu masuk tahun kedua (Year 2) dan tahun ketiga (Year 3), kamu akan mengenal lebih rinci apa itu Forensic Computing. Program spesialisasi Forensic Computing ini memang belum banyak di tawarkan oleh universitas-universitas di Indonesia. Untuk di Malaysia, Asia Pacific University (APU) dan Taylor’s University menyediakan program ini bagi kamu yang tertarik melanjutkan studi kamu di bidang Forensic Computing.

Perkembangan teknologi yang sangat pesat membuat para pelajar penasaran seperti apa belajar Informasi Teknologi (IT) dan jurusan-jurusan spesialisasinya seperti Mobile Technology, Business Information System, Information System and Security, Forensic Computing, dll. Buat kamu yang ingin tahu lebih lanjut mengenai jurusan Forensic Computing atau jurusan lainnya, langsung kunjungi website EasyUni Indonesia dan segera daftarkan diri kamu di https://goo.gl/ZS5T6J. Cari Universitas yang tepat hanya di EasyUni!

Diposting pada 09 Okt 2017
Aplikasi Kuliah, Jurusan, Karir, Kuliah di Luar Negeri, Tips & saran

Bagikan ini