Dibalik layar film favorit kamu ternyata hasil karya Indonesia

1. Marsha Chikita

Alumni lulusan Multimedia University Malaysia ini merupakan putri dari pasangan Ikang Fawzi dan Marissa Haque. Marsha memulai karirnya dari magang di perusahaan malaysia Las’ Copaque Production hingga menjadi animator tetap di perusahaan tersebut dan terlibat secara langsung dalam pembuatan film Upin Ipin yang merupakan film animasi terkenal asal Malaysia. Sekarang, Marsha Chikita kembali ke Indonesia untuk mendirikan perusahaan animasi independen bersama lima rekannya yang dikenali sebagai, Monso House.

2. Griselda Sastrawinata

Hobinya dalam menggambar itulah yang membuat sosok wanita yang telah pindah ke Amerika Serikat sejak kelas 2 SMA hingga melanjutkan di Art Centre College of Design di Pasadena ini menjadi salah satu animator asal Indonesia yang mendunia. Griselda bekerja di salah satu studio animasi terkenal di seluruh dunia iaitu Dreamwork dan ikut terlibat dalam pembuatan animasi terkenal yang termasuk, Shrek, Kung Fu Panda dan Monster Aliens Inc. Selain menjadi animator di perusahaan bergengsi di AS ini, ia juga berprofesi sebagai dosen Ilmu Komunikasi Visual di kampus dimana dia kuliah dulu.

3. Rini Sugianto

Sebagai animator, Rini bertugas untuk menghidupkan karakter utama dalam film dengan jenis photorealistic yang bertujuan agar karakter yang diciptakan terlihat nyata. Rini terlibat secara langsung dalam pembuatan beberapa film animasi, The Adventures of Tintin, The Avengers, The Hobbit: The Desolation of Smaug dan Teenage Mutant Ninja Turtle. Untuk kedepannya, Rini berencana untuk mengerjakan beberapa proyek film superhero lagi, tapi detailnya masih dirahasiakan. Selain aktif dalam berbagai proyek di luar negeri, Rini juga memperhatikan perkembangan animasi di Indonesia dan menyadari adanya perbaikan kualitas animasi yang hasilkan Indonesia. Rini berpesan kepada para animator Tanah Air, "Saya selalu bilang untuk never give up, there's always a way. Terus juga untuk animator-animator: Always ask for critiques. Itu cara paling gampang untuk memajukan skill kita sendiri."

4. Michael Reynold Tagore

Kamu pasti terpana dengan animasi yang ada di dalam film The Hobbit, The Avenger dan Iron Man 3, siapa sih yang tahu ternyata itu semua berkat Michael Reynold Tagore. Michael yang merupakan kelahiran Surabaya ini menjadi salah satu orang yang dipercaya untuk membuat kostum-kostum Iron Man, animasi tampilan salju dan background Happy Feet 2 dan memperhalus animasi di The Hobbit.

5. Andre Surya

Anak lulusan jurusan Desain Komunikasi Visual di Universitas Tarumanegara, Jakarta ini berhasil bekerja di perusahaan Lucasfilm di Singapore  Andre juga ada ambil bagian dalam pembuatan film Iron Man, Star Trek, Terminator Salvation, Transformers: Revenge of the Fallen, Iron Man 2 dan Indiana Jones and the Kingdom of the Crystal Skull. Setelah sukses menjadi animator mendunia selama 10 tahun, andre kembali ke Indonesia untuk mengembangkan yang baru dia bangun, Enspire Studio. Ps; siapa tahu kalian mau melamar kerja di studio animator terkenal ini.

6. Christiawan Lie

Alumni lulusan ITB ini berhasil mendapatkan beasiswa full bright di jurusan Sequential Art atau komik di Savannah College of Art and Design. Setelah lulus, christiawan berhasil terlibat dalam pembuatan animasi Transformers 3, GI Joe, Spiderman 4, Starwars dan Lord of the Rings. Selain itu, karyanya juga terpilih dalam pembuatan GI Joe Sigma 6. Setelah berhasil mendunia sekarang ia mendirikan perusahaan Caravan Studio dengan membawa maksud untuk mengembangkan dunia animasi di Indonesia.

Nah, deretan nama animator Indonesia yang berhasil mendunia ini membuktikan kita sebagai orang Indonesia juga mampu menembus di dunia internasional. Makanya, kalau kamu ingin seperti mereka, pilih Jurusan dan Universitas yang tepat dan terus rajin dan semangat demi masa depan kamu ya!
 

Diposting pada 09 Okt 2017
Karir, Kehidupan Mahasiswa

Bagikan ini