7 Tips dalam Membantu Introvert Berpartisipasi Lebih Aktif

(source:socialsteve.wordpress.com)

Menutup rasa malu telah menjadi bagian penting dalam kehidupan mahasiswa di universitas. Di dunia moderen yang mencakup “pembelajaran aktif” hanya apa yang terlihat yang diakui. Dedikasi atau perhatian seorang mahasiswa tidak diukur dari mendengarkan dengan aktif, mencatat atau bahkan berpikir, akan tetapi dengan hubungan tanya jawab, presentasi dan beropini. Ekspresi terlihat ini, sama dengan bukti dari pembelajaran. Bersamaan dengan ini, beberapa guru juga akan merasa bahwa mahasiswa menyinggung mereka karena mahasiswa tidak memberikan tanggapan terhadap pengetahuan mereka ketika mahasiswa tidak ikut berpartisipasi.
 

Jadi bagaimana para introvert bisa mengatasi stigma ini, tidak hanya di kelas akan tetapi juga di tempat kerja? Sangat mudah bagi karyawan, guru dan mentor untuk menganggap orang-orang tertentu sebagai orang yang pendiam karena kurangnya kontribusi dalam berbicara. Telah diestimasi bahwa sekitar 30-50% orang adalah introvert. Kurangnya kontribusi dalam berbicara tidak selalu menggambarkan rasa malu, akan tetapi terkadang itu menggambarkan kurangnya rasa percaya diri dalam menjelaskan sebuah ide dengan berbicara. “Bicaralah lebih” sering kali lebih mudah dikatakan daripada dilakukan. Berikut ini adalah beberapa tips yang telah kami rincikan untuk mencoba membantu anda untuk membangun rasa percaya diri anda dan meningkatkan “diskusi aktif” di lingkungan universitas ekstrovert saat ini:
 

1. Tulislah ide, opini atau komen anda dari laporan atau bacaan yang ditugaskan. Mempresentasikan ide anda di depan orang asing atau kelompok besar bisa membuat anda gagap dan merasa gugup. Jadi saat anda pergi ke suatu seminar dan meeting, anda akan menulis daftar poin diskusi anda secara koheren sehingga anda tidak perlu merasa perasaan campur aduk tersebut.

(source:parents.wfu.edu)

2. Bicaralah dengan professor anda sebelum kelas anda selanjutnya. Sebagian besar dari mereka ramah dan senang membantu anda dengan masalah atau kekhawatiran apa saja yang anda sedang hadapi. Jika anda merasa kurang yakin tentang ide anda atau jika anda ingin memeriksa apakah ide tersebut termasuk “sempurna”, bicaralah dengan professor anda secara privat tentang ide anda sebelum kelas anda dimulai. Dengan ini anda bisa membicarakan ide-ide tersebut secara keseluruhan dan menghilangkan perasaan ragu anda.
 

3. Jika anda tidak nyaman untuk berbicara dengan professor anda, cobalah mengatur sesi pembelajaran per minggu dengan teman di kelas tersebut. Anda bisa mendiskusikan pertanyaan dan ide anda di lingkungan pertemanan, yang tidak akan menertawakan ide anda, dan fokus untuk membangun ide anda.
 

4. Satu hari sebelum presentasi, sebaiknya anda latihan terlebih dahulu beberapa kali di depan cermin anda, orang tua anda, atau teman sekamar anda. Dengan cara ini anda bisa meningkatkan kecepatan dalam menyampaikan, tingkah laku dan kata-kata yang anda gunakan. Ini akan membat anda merasa lebih percaya diri disaat melakukan presentasi yang sebenarnya.
 

5. Didiklah diri anda sendiri. Carilah dan pelajarilah topik yang akan anda presentasikan dan diskusikan. Ini akan membuat anda tidak hanya menjadi lebih berpengetahuan, akan tetapi juga membantu anda dalam membentuk argument yang lebih baik di diskusi. Memahami sebuah topik di tingkat yang lebih dalam bisa meningkatkan rasa percaya diri anda.

(source:rainexperiment.wordpress.com)

6. Gunakan bantuan visual. Jangan biarkan semua informasi, anda sampaikan melalui pembicaraan. Buatlah presentasi di dalam PowerPoint; buat bagan, gunakan diagram dan lain-lain untuk membantu anda dalam berpresentasi. Mereka tidak hanya membantu anda dalam mengurangi jumlah informasi yang harus anda katakan, akan tetapi mereka juga menjadi pengingat akan topik yang harus anda bicarakan.
 

7. Jangan terlalu memforsir diri anda sendiri. Ingat bahwa kemampuan anda untuk mengatakan sebuah ide tidak menunjukan pengertian yang lebih dalam. Menjadi seorang introvert, atau pemalu, tidak mengartikan bahwa anda berada di titik ketidakberuntungan atau ada sesuatu yang salah dengan anda. Dan saat anda meragukan diri anda sendiri, ingatlah menurut buku Quiet oleh Susan Cain, Barack Obama dan J.K. Rowling mengategorikan diri mereka sebagai seorang introvert.

Diposting pada 09 Okt 2017
Tips & saran

Bagikan ini